SAMIN-NEWS.com, JEPARA – Sebanyak 19 remaja putri di Jepara yang terkonfirmasi positif Covid-19, Minggu (30/Januari) 2022 lalu dievakuasi ke pusat isolasi terpusat, di BLK Pecangaan. Jumat (4/Februari) 2022 kemarin siang, sebanyak 13 remaja putri dari Desa/Kecamatan Bangsri juga dievakuasi ke tempat yang sama, karena dinyatakan posituf Covid-19 berdasarkan test PCR.
Untuk ke-13 remaja putri tersebut, rata-rata berusia 13 s/d 18 tahun ditemukan dari kontak erat dengan 19 remaja putri terdahulu. Sebab, mereka berdomisili pada tempat yang sama, dan mereka juga sekolah di sebuah lembaga pendidikan yang berasrama di Bangsri.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Jepara, Muh Ali yang dihubungi berkait hal itu, membenarkan ada temuan kasus baru. ”Mereka baru saja dievakuasi dari Bangsri ke Pecangaan, tapi semuanya dalam kondisi baik karena masuk dalam kriteraia orang tanpa gangguan,”ujarnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan, saat ini tempat isolasi terpusat di BLK Pecangaan dengan daya tampung 50 pasien, merawat 32 pasien. Sedangkan tim kesehatan yang merawat dari Puskesmas Pecangaan Puskesmas Kedung 1.
Sementara pada Kamis (3/Februari) 2022 dirilis data, ada 8 pasien baru yang terkonfirmasi Covid-19. Mereka terdiri dari 3 warga Desa Blimbingrejo, dan masing-masing dari Desa Jatisari, Margoyoso, Tubanan, Telukwetan dan Bandengan.(hp)