

SAMIN-NEWS.com, PATI – Seperti Selasa (8/12) lalu, Rabu (9/12) kemarin Tim Pemakaman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati juga memakamkan lima jenazah dengan standar protokol Covid-19. Dimulai dari pagi hari, untuk pemakaman jenazah seorang laki-laki, warga Desa Winong, Kecamatan Pati yang sebelum meninggal sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Fastabiq Sehat Pati.
Berikutnya, pada siang menjelang sore tim ganti memakamkan jenazah seorang laki-laki, warga Desa Mojolampir, Kecamatan Jaken yang sebelum memeninggal sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Dokter Soetrasno Rembang. Untuk pemakaman tersebut, sudah barang tentu di bawah guyuran hujan yang pada pagi hingga siang sebelumnya sempat sedikit mereda.
Kembali dari pemakaman di Tempat Pemakaman Umum (TPU) itu, hari pun sudah sore tapi masih di tengah perjalanan menuju ke Pati perintah berikutnya sudah diterima. ”Dengan demikian, rencana untuk kembali ke Posko di pinggir jalan raya Pati-Kudus terpaksa diurungkan, dan langsung menuju ke lokasi pemakaman berikutnya,”papar salah seorang di antara mereka yg senang bergurau, Purnama.

Sedangkan pemakaman ketiga kemarin, lanjutnya, adalah jenazah seorang laki-laki warga Kelurahan Kalidoro, Kecamatan Pati yang sebelum meninggal sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RAA Soewondo Pati. Pemakaman tersebut berlangsung hingga menjelang maghrib dengan tetap di bawah guyuran hujan gerimis, di TPU Carum.
Untuk memberi kesempatan personel tim beristirahat sejenak, maka mereka kembali ke posko karena pukul 20.00 harus kembali melaksanakan pemakaman kali yang ke empat. Yakni, untuk jenazah seorang perempuan, warga Kelurahan Parenggan, Kecamatan Kota Pati, di TPU Makdum, dan sedikit beruntung karena pemakaman semalam itu tidak disertai turunnya hujan.

Usai memakamkan jenazah almarhumah yang juga dihadiri anggota keluarga di tempat pemakaman maka tim BPBD segera mempersiapkan diri untuk melaksanakan tugas pemakaman lagi di lokasi lain. Saat itu waktu sudah menunjukkan hampir pukul 21.00, dan tim pun segera bergerak ke wilayah Pati utara, ke Desa Kedungsari, Kecamatan Tayu.

Untuk pemakaman di Pati utara biasanya dilakukan oleh tim relawan Tunggulwulung, tapi tadi malam banyak tim yang tidak bisa melaksanakan tugas. ”Karena itu, utuk memakamkan jenazah seorang perempuan warga desa itu, dan sebelum meninggal harus durawat di Rumah Sakit Islam (RSI) Margoyoso, maka tim dari BPBD yang memakamkan,”imbuhnya.