
SAMIN-NEWS.com, PATI – Di bawah kepemimpinan anyar Bupati Pati, Sudewo ada beberapa sektor yang menjadi perhatian. Seperti pembangunan infrastruktur, perekonomian, sumber daya manusia, hingga pengentasan kemiskinan ekstrim.
Terdapat terobosan dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrim di Kabupaten Pati melalui program pendidikan dengan implementasi pembentukan Sekolah Rakyat (SR). Ini dikatakan Sudewo usai bertemu dengan Menteri Sosial (Mensos) RI bersama Gubernur Jawa Tengah, Rabu (12/3).
Pihaknya menyatakan Sekolah Rakyat merupakan terobosan yang luar biasa karena memberikan kesempatan kepada anak-anak dari keluarga miskin ekstrim mendapatkan pendidikan. Berbekal dari keterampilan dan pengetahuan nantinya akan mengubah kesejahteraan masyarakat.
“Sekolah Rakyat ini bagus untuk memutus rantai kemiskinan terutama anak-anak dari keluarga miskin ekstrim akan dididik secara khusus dengan kurikulum yang unggulan,” jelasnya.
Dengan begitu, lanjutnya SDM masyarakat semakin membaik juga harapannya hal ini akan mengubah nasib perekonomian keluarga yang lebih baik.
Menurut mantan DPR RI itu, Pemkab Pati berkomitmen menyiapkan segala kesiapan untuk pembangunan sekolah rakyat. Ia mengaku Pemkab Pati sudah menyiapkan lahan hingga 7 hektar untuk lokasi pembangunan sekolahan.
“Kami memiliki lahan seluas 6-7 hektare yang siap digunakan untuk mendirikan sekolah ini. Saya akan segera mengusulkan kepada Menteri Sosial agar Kabupaten Pati menjadi salah satu daerah yang akan memulai pembangunan Sekolah Rakyat pada tahun ajaran 2025/2026,” tegas Sudewo.
Mensos RI, Saifullah Yusuf menyebut SR merupakan gagasan presiden Prabowo untuk mengentaskan kemiskinan. Sehingga Indonesia emas 2045 bisa benar-benar diwujudkan.
“Sekolah Rakyat ini untuk memuliakan keluarga miskin dan mengangkat wong cilik menuju Indonesia Emas 2045. Kami menargetkan agar pendidikan ini bisa menjangkau anak-anak dari keluarga miskin ekstrim di sekitar lokasi sekolah,” ucapnya.
Dia berharap sekolah rakyat bisa dimulai tahun ajaran 2025-2026 menggunakan kurikulum unggulan yang disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing. Di mana baru 4 daerah yang telah siap membangun sekolah rakyat, yaitu Kabupatan Pati, Temanggung, Magelang dan Surakarta.